FUNGSI – FUNGSI YANG ADA PADA CONTROL PANELSISTEM OPERASI WINDOWS XP
Sering kali sebenarnya kita menggunakan system operasi milik Microsoft yang popular dekalangan masayakat yang bernama windows, namun jarang sekali bagi kta untuk berkenalan lebih jauh lagi terhadap system operasi ini, misalnyapaling tidak berkenalan dengan control panelnya saja untuk mengetahui fungsi dari masing-masing panel yang mengontrol stabilitas windows. Pada kesempatan kali ini kami akan mencoba untuk memperkenalkan control panel dari system operasi windows xp.
Untuk masuk kedalam control panel windows ialah dengan mengklik start dan pilih control panel. Perhatikan gambar dibawah ini :
Berikut keterangan dari setiap panel-panel yang ada pada gambar diatas :
Panel ini biasa digunakan untuk melakukan perubahan terhadap tema yang kita inginkan pada menu Themes, untuklatar atau backgroundyang kita gunakan bisa kita ubah di menu desktopnya dimana kita juga disediakan layanan untuk mengubah posisi dari background serta warna yang diinginkan. Selain itu panel ini kita bisa menentukan screen saver serta waktu kapan screen savernya akan muncul. Dan pada panel ini kita juga bisa mengatur ukuran resolusi dari layar /monitor yang kita inginkan.
Panel ini berfungsi untuk melihat koneksi yang terhubung ke internet dan juga melihat serta memilih home group yang akan kita pilih untuk melakukan sharing kepada sesame pengguna windows. Dapat juga digunakan untuk melihat computer-komputer yang sedang aktif bila terhubung dengan kabel LAN ataupun Wifi.
Panel ini digunakan untuk melihat program-program yang telah terinstal didalam windows serta digunakan untuk membuang atau meng-uninstal aplikasi-aplikasi yang sudah tidak kita pergunakan lagi.
Panel ini bisa digunakan untuk untuk menaikkan atau menurunkan valume suara yang terhubung dengan system seperti pada saat email baru masuk, selain itu jugabisa mengatur speaker yang kita gunakan.
Untuk mengtahui informasi dasar system , mencakup system yang digunakan, jaringan dan pengaturan memori, untuk mengatur viasul efek computer,untuk mengclean-up / membersihkan hardisk dari program yang tidak perlu, disini juga bisa dilakukan mengatur penyebaran data yaitu pada disk defragmenter.
Melihat daftar printer yang sudah terinstal, untuk pengaturan hardware, mengecek status hardware .
Berfungsi untuk membuat user-user pilihan untuk melakukan pengamanan dimana kita dapat mengatur kemampuan pengguna lain dalam melakukan hak ases agar tidak dapat melakukan perubahan atau mengatur privasi agar lebih aman.
Berfungsi untuk malkukan pengaturan tanggal,bulan, tahun,serta bahasa yang digunakan dan wilayah tempat kita tinggal.
Untuk mengatur kontras teks dan warna pada layar agar lebih bagus dilihat, suara serta mobilitas dari computer.
Berfungsi untuk melihat status komputer, memback up computer mencari dan membenarkan problem pada windows. Di dalam system and security ini kita juga bisa mengatur kondisi firewall kita sesuai dengan yang kita inginkan. Memperlihatkan juga status komputer apa ancaman ataupun tidak.
SISTEM OPERASI LINUX Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell. Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap.
Perbedaan mendasar Linux Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah, harga. Linux ini GRATIS. Berarti dapat diperbanyak, dan didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepada seseorang. Tetapi banyak isue lainya dengan bersifat free, selain dari pertimbangan harga. Source code Linux tersedia bagi setiap orang. Perkembangan Linux menunjukkan pentingnya perananan kebebasan ini. Hal ini telah menghasilkan suatu tingkat keterlibatan yang menakjugkan dari ribuan atau bahkan ratusan ribu orang di seluruh dunia. Kebebasan ini telah memungkinkan para vendor perangkat keras membuat driver untuk divais tertentu tanpa harus mendapatkan lisensi source code yang mahal, atau menandatangani non descructive agreement. Dan itu juga telah menyediakan kemungkinan bagi mahasiswa ilmu komputer di seluruh dunia untuk melihat ke dalam suatu sistem operasi yang nyata dan berkualitas komersial. Karena Linux itu tersedia secara bebas di Internet, berbagai vendor telah membuat suatu paket distribusi, yang dapat dianggap sebagai berbagai versi kemasan Linux. paket ini termasuk lingkungan Linux lengkap, perangkat lunak untuk instalasi, dan mungkin termasuk perangkat lunak khusus, dan dukungan khusus.
Perbandingan Linux terhadap sistem operasi lainnya Linux disusun berdasarkan standard sistem operasi POSIX, yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX. UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding Unix lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan, yaitu tidak bersifat free. MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux, yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86, dan tidak mendukung multi-user dan multi-tasking, serta tak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang, dan program utilitas yang ada dalam Linux. Microsoft Windows menawarkan beberapa kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan networking, tetapi tetap memiliki kekurangan yang telah ada pada MS-DOS.
Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha dan juga prosesor x86 juga memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS. Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu sistem operasi ini tak sebanding dengan harga yang harus dibayar.
Sistem operasi Apple untuk Macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac. Juga memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkangkat bantu pengembang (development tool), dan juga kurang dapat secara mudah untuk berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya. Apple juga telah memungkinkan Linux dapat dijalankan pada PowerMac.
Asal Linux Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus
mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok
orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun. Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu
Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab. Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro.
Macam – macam distro linux sangatlah beragam. Disini akan dijelaskan satu persatu. Let’s check..
1. Xandros
Xandros Linux adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistim KDE.
Tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Windows, jadi apabila dioperasikan sangat mudah dan nyaman
Kelebihan …!
1. Mudah menginstallnya
2. Mudah dalam sharing file dan folder dengan komputer windows
3. Lumayan gegas (Atlon XP 1,7 RAM 256)
4. Tampilan cool dan oke
5. Menunya lumayana mudah (berbasis KDE)
Kekurangan
1. Tidak sepenuhnya free
2. Distro Linux (Singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux.
Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial.:
3. Red Hat Linux
Red Hat adalah distro yang cukup populer di kalangan pengembang dan perusahaan Linux.
4. Ubuntu
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian.
Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth).
Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”.
5. CentOS CentOS adalah sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL).
CentOS singkatan dari Community ENTerprise Operating System (Sistem Operasi Perusahaan buatan Komunitas/Masyarakat).
6. Debian
Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux.
Debian adalah ‘kernel independen’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.
7. Fedora
Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat.
Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat.
8. Knoppix
Knoppix adalah distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasidi hard disk.Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper.
9. Gentoo
Gentoo Linux adalah suatu distribusi Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage. [Bandingkan dengan: Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat / Mandrake yang menggunakan paket .rpm].
Manajemen paket ini dirancang untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna.
10. Slackware
Slackware merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro awal, dan merupakan yang tertua yang masih dikelola.
Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix
11. Mandriva Linux
Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft).
Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager.
11. openSUSE
SUSE sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System-Entwicklungsgesellschaft mbH, Nürnberg yang berarti pengembangan -perangkat lunak dan -sistem)
12. Freespire
Freespire adalah versi gratis dari distro Linspire (a.k.a Lindows), kemudian mungkin dikarenakan permasalahan nama, berubah menjadi Linspire.
13. Linux Mint
Linux Mint adalah sistem operasi berbasis Linux untuk PC.
Inti dari LinuxMint adalah Ubuntu, sehingga aplikasi yang dapat berjalan di Ubuntu, juga bisa berjalan pada LinuxMint.
14. PCLinuxOS
PCLinuxOS, sering disingkat sebagai PCLOS, adalah sebuah sistem operasi desktop.
Ini adalah sebuah sistem operasi bebas untuk komputer pribadi yang bertujuan untuk memudahkan penggunaan.
15. Puppy Linux
Puppy Linux adalah salah satu distro Linux Live CD yang sangat kecil ukurannya dan mengutamakan kemudahan dalam penggunaan.
Seluruh sistem operasi dan aplikasinya berjalan dalam RAM, yang membolehkan media booting dilepas setelah sistem operasi berhasil dijalankan.
16. Sabayon Linux
Sabayon Linux, merupakan salah satu turunan Gentoo.
Gentoo merupakan sebuah sistem operasi bebas berbasis source (Linux maupun FreeBSD) dengan metode instalasi kompilasi dan optimasi untuk CPU yang bersangkutan, dengan model kustomisasi semua paket atau hanya paket aplikasi yang dibutuhkan
17. Turbo Linux
TurboLinux menargetkan pada produk berbasis Linux dengan kinerja tinggi untuk pasar workstation dan server terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya ke perusahaan.
Pengguna produk dan layanan TurboLinux terbanyak adalah perusahaan dan perorangan di Jepang dan Asia.
18. Damn Small Linux
Damn Small Linux (DSL) adalah salah satu distro/varian linux mini. Disebut mini karena paket DSL cuma 50MB besarnya. DSL juga memungkinkan untuk diinstall di USB 128MB.
19. Kuliax
Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop Linux.
20. Lycoris
Lycoris adalah distro linux yang telah membuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segi warna,icon, maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshot pada situsnya Anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro Linux yang pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa bekerja dengan Windows XP. Bahkan OpenOffice yang dipaketkan dengan Lycoris memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris. Lycoris memiliki paket-paket yang berbeda, dan paket distro Linuxnya dinamakan Desktop /LX. Lycros memiliki fasiltias IRIS yaitu Internet Rapid Installer for Software untuk mengupdate Linux Anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis dan Anda perlu membayar dengan sejumlah “dollar US”.
21. Lindows
Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam segi kecantikan tampilan tetapi Lindows telah lebih matang dan telah mencapai versi 4.0. Fasilitas yang menarik dari Lindows adalah Click-n-Run yaitu fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah dikonfigurasi untuk Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis.Lindows juga merupakan produk komersial.
22. Linare
Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial.
MSI, salah satu manufaktur hardware yang aktif mengeluarkan berbagai seri terbaru motherboard gamingnya, salah satunya MSI Eclipse Plus. MSI Eclipse Plus menawarkan arsitektur baru chipset Intel X58 Express yang mendukung prosesor Intel Core i7 dengan ultra-high bandwith QPI (Quick Patch Interconnect) transmission system dan memori DDR3 kecepatan tinggi yang menghasilkan performa yang belum pernah bisa dicapai motherboard yang telah beredar selama ini.
MSI Eclipse Plus mampu menggerakkan 3-way SLI x16 dengan chip NF200 dan ditunjang dengan fitur DrMOS generasi kedua yang telah diperkenalkan MSI sebelumnya pada jajaran motherboard seri P45. Ditambah lagi dengan modul power supply pada chipset (IOH) dan QPI dimana keduanya mampu meningkatkan efisiensi power hingga 90% yang menjamin performa terbaik bagi MSI Eclipse Plus.
Efisiensi tinggi! DrMOS, invoasi chipset power design pertama di dunia.
Guna memaksimalkan performa dan memberikan kestabilan sistem, MSI Eclipse Plus memanfaatkan fitur DrMos generasi kedua dari MSI yang direkomendasi oleh Intel sebagai desain power bagi prosesor, dari modul power supply prosesor hingga QPI dan chipset (IOH) dengan Active Phase Switching (APS) pada level BIOS untuk menghasilkan penghematan daya yang lebih baik. Desain power ini menjamin stabilitas supply daya yang dibutuhkan oleh pengoperasian high bandwidth pada motherboard dan juga untuk menghemat daya bukan hanya pada prosesor namun bagi keseluruhan sistem. MSI Eclipse Plus memberikan kualitas terbaik pada sisi desain power supply.
Performa Super! 3-way SLI x16 menghasilkan operasi 3D yang mengagumkan.
MSI Eclipse Plus memiliki empat buah slot kartu grafis PCI Express x16 guna memberikan pilihan yang lebih dari teknologi NVIDIA 3-way SLI. Menggunakan chip NVIDIA nForce 200, MSI Eclipse Plus mampu mengoperasikan 3-way SLI dengan bandwidth x16. Guna memuaskan hasrat akan tampilan game yang realistik pengguna MSI Eclipse Plus dapat menggunakan slot x16 keempat untuk kartu dedicated Physx GPU. Struktur tampilan terbaik pada resolusi 3D gaming tertinggi dengan efek detail DirectX 10 didukung juga dengan frame rate 3D pada level tertinggi guna memberikan pengalaman bermain game yang realistik.
Dingin dan stabil! Optimized Split Thermal System menghasilkan suhu operasi yang rendah.
Tidak cukup hanya penggunaan chip DrMOS generasi kedua yang didesain khusus untuk menghasilkan suhu operasi yang rendah pada MSI Eclipse Plus, para engineer MSi juga menambahkan desain one-heat-pipe-for-all yang mengisolasi dan memisahkan heat sinks pada chipset dan chip DrMOS guna menghindari masalah panas yang beradu pada dua bagian ini dan menghasilkan heat-controlling yang lebih baik. Heat sinks didesain dengan menggunakan sirip-sirip dan heatpipe penghantar kualitas terbaik. Dengan begitu banyak usaha dan desain pendinginan dan manajemen panas sistem, MSI MSI Eclipse Plus diharapkan tetap mampu berjalan dalam kondisi terbaiknya walaupun dalam penggunaan ekstrem.
Keamanan tinggi! teknologi Plug & Play RAID “Drive Booster”.
Dukungan RAID yang digunakan pada seri-seri motherboad high-end biasanya sulit untuk digunakan, konfigurasi dan install. Hal ini tidak terjadi pada MSI Eclipse Plus. Motherboard ini hadir dengan teknologi RAID baru dengan sebutan “Drive Booster”. Fitur ini mengadopsi konsep plug & play yang memungkinkan penggunanya untuk membangun sebuah sistem RAID hingga empat buah hard disk SATA dengan mudah. RAID tidak hanya mengurangi waktu akses dan penggunaan CPU resource namun juga memberikan proteksi dan kemampuan backup data yang lebih baik apabila terjadi hard disk failure.
Kualitas suara terbaik! Kartu audio Creative X-Fi memberikan dukungan hardware decoding terbaik.
Kualitas suara terbaik adalah salah satu point penting selalu mendapat perhatian dari MSI dan MSI pun ingin menunjukkan keseriusan mereka dengan memberikan MSI Eclipse Plus sebagai contoh. MSI Eclipse Plus didukung oleh kartu audio X-Fi Xtreme pada PCI Express x1 interface yang mampu menghasilkan 24-bit Crystalizer audio decoding dan teknologi CMSS-3D surround sound untuk menjaga kualitas resolusi sinyal audio pada saat decoding dan mengeluarkan suara terbaik melalui speaker stereo surround 8-channel. Pendekatan secara hardware ini diharapkan mampu memberikan sound positioning dan detail terbaik serta efek suara realistik yang tidak mampu dihasilkan oleh implementasi secara software. Penggunaan kartu audio X-Fi Xtreme juga mampu meningkatkan performa sistem secara keseluruhan oleh karena berkurangnya beban kerja CPU dibandingkan dengan implementasi secara software. Seri motherboard high-end MSI adalah satu-satunya yang menerapkan implementasi secara hardware, yaitu chip audio X-Fi pada MSI Eclipse Plus, dimana kesemuanya bertujuan untuk memberikan kualitas audio terbaik bagi pengguna motherboard MSI.
MSI Eclipse Plus Specification :
* Based on the Intel® X58 Chipset * Supports Intel® i7 based processors in LGA1366 package * Intel® ICH10R Chipset o Hi-Speed USB (USB2.0) controller, 480Mb/sec, up to 12 ports. o 6 SATAII ports with transfer rate up to 3Gb/s. o PCI Master v2.3, I/O APIC. o ACPI 2.0 compliant. o Serial ATA RAID 0/1/5/10. o Integrated AHCI controller. * Main Memory o Supports six unbuffered DIMM of 1.5 Volt DDR3 800/1066/1333*/1600* (OC) SDRAM, 24GB Max o Supports 1GB/ 2GB/ 4GB DRAM size o Supports x8 / x16 data lines per DIMM o Supports up to 3 channel mode * Slots o 3 PCI Express gen2 x16 slots o 1 PCI Express x16 slot supports up to PCIE gen2 x4 speed o supports ATI® Crossfire™, NVIDIA® SLI, 3Way SLI o 2 PCI Express gen1 x1 slots o 1 PCI slot, support 3.3V/ 5V PCI bus Interface o SATAII controller integrated in ICH10R/JMicron® 322 / 362 chipset o Up to 3Gb/s transfer speed. o Supports six SATAII ports o Supports two eSATA ports * Audio o Creative® SB X-Fi Xtreme H/W Audio Card (MS-4132) o 24-bit / 96KHz audio quality o 100dB SNR clarity o Up to 7.1ch EAX 5.0 Surround Sound * LAN o Supports two PCI Express LAN 10/100/1000 Fast Ethernet by Realtek 8111C.